hi guys (^_^)
let me introduce my self yaaaa :)
i am Mutia Rachmawati, you can call me Mutia or maybe Tia. Yes just it, Mutia and Tia. but i feel i forget something, but what is that??? jeng jeng jeng yes i remember now, i forget one more of my call name, you know that??? no one know about that, except my Madrasah Tsanawiyah friends. one more of my call name is "Caleg" yes thats "Caleg" hahaha. maybe that sounds freak hahaha but i dont care about it because when they call me "caleg" i think they are just kidding and i am happy with it. The history that why they call me "calleg" is so simple. When i am a student in Madrasah Tsanawiyah, i am an active student. i often do the debate with my teacher about anything thats i have a different think and i think that right. oneday i do debate with my social teacher. i forget about the topics, but i remember when i am be a winner of the debate in my class hihihi. and after that day, they call me "caleg" wkwkwk
okay back to topics yaaa
i'm 18 years old and a student of SMKN 1 Cibinong. i live in Cibinong with my lovely family, there are My mother, my father, my older brother, my younger brother, and my younger sisters.
the name of my older brother is Achmad Hakim "mas acim", the name of my younger brother is Achmad Satrio "mas iyo", the name of my younger sisters is Annisa Rachmawati "kaka" and the last Citra Siti Aisyah "dede".
about my personality, what do you think? what do you think about my personality??? lets guess :D
i think i sould to stop write this introdution because i have must to prepare the test for tomorrow. maybe i will continue this introdution next time. see you :)
SCC girl ^_^
SCC is a step to get my success. fighting!
Senin, 07 Oktober 2013
indonesia banget
Ala Betawi (^-^)
Betawi……mana
suaranyaaa? Nyanyi dulu nyok :D
Nyok,
kite nonton ondel-ondel
Nyok, kite ngarak ondel-ondel
Ondel-ondel ade anaknye
Anaknye ngigel ter-iteran
Mak, bapak ondel-ondel ngibing
Ngarak penganten disunatin
Goyangnye asyik endut-endutan
Nyang ngibing igel-igelan
*
Plak gumbang gumplak plak plak
Gendang nyaring ditepak
Yang ngiringin nandak
Pade surak-surak....
Tangan iseng ngejailin
Kepale anak ondel-ondel
Taroin puntungan
Rambut kebakaran....
Anak ondel-ondel jejingkrakkan
Kepalenye nyale bekobaran
Yang ngarak pade kebingungan
Disiramin aer comberan....
Nyok, kite ngarak ondel-ondel
Ondel-ondel ade anaknye
Anaknye ngigel ter-iteran
Mak, bapak ondel-ondel ngibing
Ngarak penganten disunatin
Goyangnye asyik endut-endutan
Nyang ngibing igel-igelan
*
Plak gumbang gumplak plak plak
Gendang nyaring ditepak
Yang ngiringin nandak
Pade surak-surak....
Tangan iseng ngejailin
Kepale anak ondel-ondel
Taroin puntungan
Rambut kebakaran....
Anak ondel-ondel jejingkrakkan
Kepalenye nyale bekobaran
Yang ngarak pade kebingungan
Disiramin aer comberan....
Aku mau bahas
soal kuliner nih, ada kerak telor, kue rangi, kue ape, asinan betawi, dodol
betawi, kue akar kelapa, gado-gado dan yang terakhir ketan urab. Temen-temen
pastinya udah tau dong kalau jajanan-jajanan yang aku
sebutin barusan itu adalah kuliner khas Betawi.
Mulai yaaaa ;)
1. KERAK
TELOR
Siapa
yang nggak tau makanan khas Betawi yang satu ini? Makanan yang selalu
dihadirkan dalam perayaan PRJ (Pekan Raya Jakarta). Jangankan dalam perayaan
PRJ (Pekan Raya Jakarta), di sepanjang
jalan Pemda Kab.Bogor aja banyak yang jual kok, tapi cuma ada pada Minggu pagi
aja dan mungkin di tempat-tempat lain juga banyak yang jual :D
Makanan ini terbuat dari bahan utama yaitu telur ayam / bebek,
beras ketan putih, ebi, parutan kelapa. Disertai dengan cabai merah, kencur,
jahe sebagai bumbu pelengkapnya.
Cara
membuat makanan ini cukup unik lho soalnya dimasaknya bukan diatas kompor tapi
diatas bara api. Pedagang kerak telor sesekali membalikkan wajan agar permukaan
dari kerak telor tersebut juga terpanggang dan matang merata sambil
dikipas-kipas agar bara api tetap menyala. Setelah kering dan matang, kerak
telor siap untuk disajikan J
Oh
iya, kenapa diberi nama “Kerak Telor” yaa? Mungkin karna rupanya yang agak sedikit gosong :D. Harga jajanan ini
berkisar Rp. 10.000 – Rp. 15.000, jajanan ini juga sudah ada sejak masa
penjajahan Belanda lho :O.
2. KUE RANGI
Kue rangi adalah salah satu kue tradisional Betawi yang masih
dapat kita jumpai hingga saat ini. Kue dari campuran kelapa parut dan tepung
sagu ini disajikan dengan saus gula merah yang dikentalkan dengan sedikit sagu.
Cetakkan kue rangi lebih mirip dengan kue pancong hanya saja ukurannya lebih
kecil J. Harga jajanan ini berkisar
Rp. 4.000/cetakan – Rp. 5.000/cetakan.
Hhmm
dari gambar aja udah ketebak, pasti rasanya enak banget :D.
3. KUE
APE
Kue berwarna hijau nyentrik ini adalah salah satu jajanan khas
Betawi yang paling populer karena rasanya yang lezat dan crispy. Perpaduan rasa
pandan pinggirannya yang renyah membuat kue Ape ini menjadi favorit.
Konon, asal-usul nama kue Ape adalah berawal dari pertanyaan: “Ini
kue ape, bang?” yang kemudian dijawab dengan, “Ya, kue ape”. Tapi cerita ini
pun belum seratus persen terjawab kebenarannya, namun kalau memang benar akan
menjadi satu fakta yang unik dan menggelitik pastiya hehehe. Harga jajanan ini
berkisar Rp.1.000/cetakan – Rp. 2.000/cetakan.
4. ASINAN
BETAWI
Asinan Betawi merupakan makanan khas Betawi yang masih dapat/mudah
dijumpai hingga saat ini. Asinan Betawi ini berisi wortel, toge, mentimun,
tahu, kerupuk mi dan bumbu cuka. Makanan ini sangat pas untuk disantap pada
siang hari. Harga jajanan ini berkisar Rp. 5.000/porsi – Rp. 15.000/porsi.
5. DODOL
BETAWI
Dodol
yang legit ini sebenarnya tidak kalah pamornya dengan dodol garut. Sayangnya
tidak mudah menjumpai dodol betawi di Ibu Kota, hanya di kampung dodol bilangan
kalibata saja. Kita akan mudah menjumpai karna dodol betawi karena wilayah
tersebut merupakan sentra produksi dan penjualan dodol betawi.
6. KUE
AKAR KELAPA
Pernah
denger “kue akar kelapa”? kue tradisional masyarakat betawi ini sering dijumpai
saat Hari Raya Idul Fitri. Mungkin ada diantara
teman-teman yang sempat terpikir apakah kue ini benar-benar terbuat dari akar
kelapa? , dan jika temen-temen penasaran jawabannya adalah tidak, karena kue
ini sebenarnya terbuat dari tepung namun bentuknya saja yang bisa dibilang agak
mirip dengan akar kelapa.
Jika dilihat dari
bentuknya memang unik ya, yaitu panjang-panjang dan pada bagian luarnya seperti
bergerigi, sehinga menjadi mirip dengan akar kelapa dan dinamakan demikian. Kue
ini juga sangat enak untuk kita jadikan sebagai camilan ketika waktu senggang
dengan ditemani segelas teh.
7.
GADO-GADO BETAWI
Gado-gado, siapa yang
tak kenal dengan makanan yang satu ini? Makanan yang berisi rebusan wortel,
kacang panjang, daun kangkung, labuh siam, toge, potongan tahu dan lontong lalu
disirami bumbu kacang diatasnya dan bawang goreng, emmm yummiiii ^_^
Jajanan yang satu ini
sangat cocok disajikan pada siang hari dan sangat mudah dijumpai dimana-mana.
Harganya berkisar Rp. 5.000/porsi – Rp. 15.000/porsi.
8.
KETAN URAB
Dari namanya saja sudah menggambarkan betapa khas ‘Betawi’-nya
jajanan ringan ini. Terbuat dari beras ketan, santan kental dan taburan parutan
kelapa kukus. Jajanan ini akan sangat pas jika dinikmati saat pagi hari
sebagai asupan sebelum memulai hari. Harga jajanan ini berkisar Rp.
1.000/buah – Rp. 2.000/buah.


Selesaaai :D
Sebenernya sih masih banyak banget kuliner khas Betawi yang belum aku bahas L, mungkin lain waktu aku lanjutin nguliknya yaaa ;). Good bye and see you J
Sebenernya sih masih banyak banget kuliner khas Betawi yang belum aku bahas L, mungkin lain waktu aku lanjutin nguliknya yaaa ;). Good bye and see you J
Rabu, 29 Agustus 2012
|
Nama: Taufik Kamil (31), Mutya Rahmawati (22), Wildan Aditiansyah
(33), Gilang Akbar (9)
Kelompok: 3
|
Kompetensi Keahlian: Teknik Komputer dan Jaringan
|
|
Kelas : XI TKJ 2
|
SK: 09
|
|
Bid. Keahlian: Teknik Informasi dan Komunikasi
|
Topik: Koneksi Kabel
|
Job Sheet
kel.3
1.
Tujuan
a.
Dapat membedakan warna kabel Straight dan
Cross
b.
Dapat membuat kabel Straight dan Cross
c.
Dapat mengetahui fungsi dari masing-masing
susunan warna kabel.
2.
Teori Singkat
Kabel UTP merupakan salah satu
media transmisi yang paling banyak digunakan untuk membuat sebuah jaringan
lokal (Local Area Network) selain karena harganya relatif murah, mudah dipasang
dan cukup bisa diandalkan.
3.
Peralatan
a.
Kabel UTP
b.
Konektor RJ 45
c.
Tang clipper/jepit
d.
Tester kabel
4.
Langkah kerja
a.
Lakukan pengukuran kabel UTP yang dibutuhkan
b.
Potong kabel UTP, lalu lepas kulit kabel UTP
kira-kira 4cm
c.
Pisahkan dan luruskan kabel warna UTP supaya
mudah digunakan
d.
Setelah itu susun kabel berwarna sesuai urutan:
Straight Cable
1.
Putih orange - Putih orange
2.
Orange - Orange
3.
Putih Hijau - Putih Hijau
4.
Biru - Biru
5.
Putih Biru - Putih Biru
6.
Hijau - Hijau
7.
Putih Coklat - Putih Coklat
8.
Coklat - Coklat
Cross Cable
1.
Putih orange - Putih Hijau
2.
Orange - Hijau
3.
Putih Hijau - Putih Orange
4.
Biru - Biru
5.
Putih Biru - Putih Biru
6.
Hijau - Orange
7.
Putih Coklat - Putih Coklat
8.
Coklat - Coklat
e.
Setelah membuat kabel sesuai susunan warna
tersebut, masukan ujung kabel ke connector RJ 45
f.
Pastikan kabel sudah sesuai urutan warna dan
mentok hingga ujung connector
g.
Ambil Crimping Tool untuk mengunci Connector
h.
Setelah selesai, gunakan tester untuk mencoba
atau praktek langsung dengan perangkat. Kabel Cross digunakan untuk
berkomunikasi dengan device atau perangkat yang sama. contoh: PC dengan PC atau
laptop dengan laptop
i.
Cara mengecek apakah jaringan sudah terpasang
atau kabel Cross berfungsi dengan semestinya, gunakan Cmd/ Command
Prompt pada laptop atau PC.
j.
Cara melakukannya adalah dengan cara nge-PING/memanggil
. Sebelum melakukan cara tersebut kita harus mengetahui alamat IP yang di tuju.
Dengan cara ke Control Panel – Network and Internet – Network and Sharing
Center – pilih “Change Adapter Setting” – double klik “Local Area Connection”-
klik “Details...”. disana terdapat tabel
Network Connection Details lihat “IPv4 Address” terdapat
angka-angka dan itulah IP laptop. Buka cmd, ketikkan “ping IP Address yang
dituju” (tanpa tanda kutip). Jika berhasil maka akan seperti akan seperti
gambar berikut.
Selasa, 07 Agustus 2012
I LOVE MATH
Sistem bilangan biner
Sistem bilangan biner atau sistem bilangan basis dua adalah sebuah sistem penulisan angka dengan menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan biner modern ditemukan oleh Gottfried Wilhelm Leibniz pada abad ke-17.
Sistem bilangan ini merupakan dasar dari semua sistem bilangan berbasis
digital. Dari sistem biner, kita dapat mengkonversinya ke sistem
bilangan Oktal atau Hexadesimal. Sistem ini juga dapat kita sebut dengan istilah bit, atau Binary Digit. Pengelompokan biner dalam komputer selalu berjumlah 8, dengan istilah 1 Byte/bita. Dalam istilah komputer, 1 Byte = 8 bit. Kode-kode rancang bangun komputer, seperti ASCII, American Standard Code for Information Interchange menggunakan sistem peng-kode-an 1 Byte.
20=1
21=2
22=4
23=8
24=16
25=32
26=64
dst
Perhitungan
| Desimal | Biner (8 bit) |
|---|---|
| 0 | 0000 0000 |
| 1 | 0000 0001 |
| 2 | 0000 0010 |
| 3 | 0000 0011 |
| 4 | 0000 0100 |
| 5 | 0000 0101 |
| 6 | 0000 0110 |
| 7 | 0000 0111 |
| 8 | 0000 1000 |
| 9 | 0000 1001 |
| 10 | 0000 1010 |
| 11 | 0000 1011 |
| 12 | 0000 1100 |
| 13 | 0000 1101 |
| 14 | 0000 1110 |
| 15 | 0000 1111 |
| 16 | 0001 0000 |
contoh: mengubah bilangan desimal menjadi biner
desimal = 10.
berdasarkan referensi diatas yang mendekati bilangan 10 adalah 8 (23), selanjutnya hasil pengurangan 10-8 = 2 (21). sehingga dapat dijabarkan seperti berikut
10 = (1 x 23) + (0 x 22) + (1 x 21) + (0 x 20).
dari perhitungan di atas bilangan biner dari 10 adalah 1010
dapat juga dengan cara lain yaitu 10 : 2 = 5 sisa 0 (0 akan menjadi angka terakhir dalam bilangan biner), 5(hasil pembagian pertama) : 2 = 2 sisa 1 (1 akan menjadi angka kedua terakhir dalam bilangan biner), 2(hasil pembagian kedua): 2 = 1 sisa 0(0 akan menjadi angka ketiga terakhir dalam bilangan biner), 1 (hasil pembagian ketiga): 2 = 0 sisa 1 (1 akan menjadi angka pertama dalam bilangan biner) karena hasil bagi sudah 0 atau habis, sehingga bilangan biner dari 10 = 1010
atau dengan cara yang singkat
10:2=5(0),
5:2=2(1),
2:2=1(0),
1:2=0(1) sisa hasil bagi dibaca dari belakang menjadi 1010
Langganan:
Komentar (Atom)



